oleh

DPO Setutahun lalu Merampok Di Desa Rambah Utama, Terduga Pelaku Dikurung Tim Opsnal Polres Rohul.

Rohul – (Riau) wartaposgroup.co.id.tim Opsnal Polres Rohul (Rohul) melakukan pengungkapan Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan (Curat), dengan dasar Nomor: LP / 23 / VIII / 2019 / Riau / Res Rohul / Sek Rambah Samo, tgl 21 Agustus 2019 dan Nomor: DPO / 40 / IX / 2019 / Reskrim

Kronologis kejadian Rabu (21/8/2019) sekitar pukul 02.30 Wib, pelapor Naryono Als Pak NAR sedang berada di rumah bersama dengan istrinya Nafiah dan cucunya Dono Susilo dan pada pukul 02.30 Wib

Spontan Nafiah terbangun mendengar suara orang yang sedang mendengar dan mendengar orang yang sedang menekuk minuman dan mendengar suara tersebut.

Selanjutnya, Nafiah pun terbangun dan memanggil cucunya Dodon, tetapi akan panggilan tersebut tidak dijawab.

Sehingga Nafiah penasaran dan bangun untuk keluar dari ruangan dalam kamar dengan tujuan untuk melihat keruangan tengah.

Berikutnya, sewaktu Nafiah keluar dari dalam kamar setelah diruangan rumah bagian tengah dengan situasi cahaya remang-remang ada diterangi dengan pantulan cahaya dari luar teras rumah

Spontan Nafiah langsung dipukul salah seorang yang tidak dikenal hingga Nafiah mengalami luka memar pada bagian pinggang dan hingga jatuh ada pada posisi telungkup.

Atas kejadian tersebut, selanjutnya korban Nafiah menjerit dan meminta tolong dan meminta suaminya, mendengar suara tersebut selanjutnya saudara Naryono Als Pak NAR pun bangun dari tempat tidur dan kemudian mencoba mencoba meminta sumber suara istrinya yang meminta tolong dan menjerit “Ada maling pak”… Don…!

Selanjutnya setelah Naryono keluar dari kamar, pelaku kembali melakukan pemukulan kepada Naryono setelah berada di ruangan tengah, pemukulan yang dilakukan terhadap korban saat itu mengakibatkan wajah Naryono terdapat luka memar.

Namun Naryono tidak tinggal diam sewaktu dipukul pelaku, justru korban korban melakukan perlawanan terhadap pelaku walapun saat itu korban ada pada posisi tersungkur di lantai rumah dan ternyata tindakan tindakan yang takut diketahui dan atau didengar oleh orang atau tetangga.

Selanjutnya salah satu teman pelaku juga sudah memasuki kamar tidur Dodo Susilo dan mencoba untuk membuka lemari yang ada di dalam kamar Dodo Susilo, cucu korban, takut diketahui korban.

Kemudian salah satu pelaku yang masuk kekamar Dodo Susilo juga melakukan pemukukan terhadap Dido Susilo pada saat sedang tidur dan mengakibatkan Dodo Susilo mengalami luka memar pada bagian wajah Nya.

Akan tetapi berhasil, escapement, setelah temanNya, pelaku ada lari dari dalam rumah dan adanya upaya perlawanan Naryono dan suara korban meminta tolong.

Sehingga para pelaku pun lari dan keluar dari dalam rumah dan salah seorang teman pelaku yang masuk kekamar Dodo Susilo ada barang milik pelaku yang tertinggal berupa satu buah tutup kepala Sebo.

Pelaku pun spontan lari dari dalam kamar dan membawa satu helai Seprai yang digunakan sebagai penutub wajah sewaktu keluar dari kamar dan dikejar korban Naryono dengan tujuan agar tidak diketahui wajah pelaku.

Selanjutnya setelah pelaku lari dan keluar dari rumah, Naryono memberitahukan kejadian tersebut kepada anak dan keluarganya, kemudian dilakukan pengecekan pada barang dan lemari, bahwa pelaku ternyata sebelum diketahui korban sudah terlebih dahulu masuk kekamar korban dan mengambil uang dalam Tas sejumlah Rp 30.000.

Sedangkan, kronologis penangkapan, Jumat 23 Agustus 2019 sekitar pukul 16.00 Wib, Tim Opsnal Polres Rohul mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa ada salah satu pelaku yang diduga perampokan dengan kekeraaan yang terjadi di Blok D Desa Rambah Utama

Kemudian sekitar pukul 17.00 Wib Tim Opsnal memastikan informasi tersebut dan benar adanya pelaku SM berada di Simpang pendopo SKPA Kecamatan Rambah Samo

Berikutnya, tim opsnal langsung melakukan penangkap terhadap SM. Kemudian setelah diintrogasi tersangka mengaku melakukan perampokan dengan kekerasan tersebut menggunakan motor Honda Revo FIT dengan Nopol BM 3687 MI tersangka dan bersama dengan 2 rekan lainnya yaitu TDH dan SP (DPO).

Kemudian Tim Opsnal melakukan pengembangan dan pelatihan seorang tersangka lain yang mengaku bernama TDH tersangka mengaku bahwa dia ikut dalam melakukan pencurian dengan kekerasan bersama SM dan SP.

Tim opsnal kembali melakukan pengembangan kembali untuk menyimpan SP (DPO), namun yang tidak diketahui keberadaannya.

Kemudian Jumat 7 Agustus 2020 sekitar pukul 19.00 Wib, Tim opsnal mendapat informasi bahwa DPO TP berdasarkan LP di atas IR saat ini sedang berada di SKPA Kecamatan Rambah Samo.

Tim Opsnal langsung bergerak menuju SKPA dan sekitarnya pukul 21.00 Wib tim opsnal seorang pria yang mengaku bernama IR, dari pengakuannya bahwa dia melakukan perbuatan tersebut bersama SM dan TDH Als Tomi

Kemudian selama ini IR, escaping ke Dumai, karena tahu bahwa SM dan TDH Als Tomi telah tertangkap yang lalu.

Selanjutnya tersangka di bawa ke Polres Rohul guna dilakukan penyidikan lebih lanjut, ”kata Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting, SIK melalui Paur Humas IPDA Feri Padli, SH, Minggu (9/8/2020).

Lanjut, IPDA Feri, Korban Naryono (62) tinggal Blok D Desa Rambah Utama Kecamatan Rambahsamo Kabupaten Rohul, Saksi-aksi Nafiah (60) dan Arif Rianto (35).

“Tersangka DPO IR (38), petani, SKPA Kecamatan Rambah Samo, Barang Bukti (BB) telah diamankan dalam perkara sebelumnya pada saat penahanan SM 1 Unit SPM Honda Revo FIT warna Hijau hitam, 1 buah sebo warna biru hitam,” pungkas Paur IPDA Feri Padli, SH berakhir.

(Asep)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed